Perkembangan Lensa Manual Nikon dari Waktu ke Waktu

Saya sering mendapat pertanyaan soal apakah lensa Nikon A, atau B atau C bisa digunakan pada DSLR nikon. Jawabannya tentu adalah “iya”. Saya jelas akan menjawabnya begitu mengingat Nikon sejak versi Pre-AI hingga AIS secara konsisten menggunakan mounting yang sama: mounting F. Namun, ketika seseorang menanyakan apakah lensa Pre AI dapat digunakan di DSLR mereka, saya biasanya balik bertanya: kamera Nikon Seri berapa mas/Mba? Mengapa?

Secara umum, nikon tidak pernah secara total mengganti mounting untuk kamera yang lensanya dapat dipertukarkan atau diganti. Sejak versi Mounting non-AI, nikon menggunakan mounting yang populer dengan sebutan mounting F. Namun, beberapa perubahan dilakukan untuk menambah fitur dan penyesuaian lainnya seiring dengan perkembangan kamera dan lainnya.

Lensa Manual Nikon dari Waktu ke Waktu: Perubahan dan Penyesuaian

F (Lensa pre AI atau Non AI)

Membedakan lensa Pre AI dengan generasi sesudahnya dapat dilihat dari Kuping Kelinci pada ring paling Bawah

Lensa manual pre-AI atau non AI diperkenalkan pada tahun 1959 yang menjadi landasan pengembangan lensa nikon selanjutnya. Tidak seperti beberapa merek lensa dan kamera lainnya, seperti Canon dan Minolta, Nikon menggunakan bentuk dudukan (mounting) yang sama dari waktu ke waktu. Inilah yang membuat lensa nikon terkenal memiliki kompatibilitas terhadap kamera-kamera terbaru yang dikeluarkan nikon.

Lensa Jenis ini memiliki pengait kuping kelinci (selanjutnya untuk mempermudah saya akan menyebutnya sebagai kuping kelinci) yang berada di bawah angka f/5.6. Kuping ini melekat pada ring aperture yang dapat diputart untuk menentukan besaran “bukaan” cahaya yang masuk ke dalam sensor.

Untuk membedakan lensa Pre-AI dengan lensa sesudahnya Anda dapat melihat beberapa indikator berikut ini:

  1. Kuping Kelinci yang solid, dan tidak ada bolongan pada kedua kuping tersebut;
  2. Ring aperture hanya 1. Tidak ada ring aperture yang memiliki angka di bawah ring pertama yang ditempeli kuping kelinci.
  3. Secara bentuk, lensa pre-AI biasanya ditandai dengan lekuk-lekuk pada badan lensa. Ini yang kemudian membuat banyak pengguna menyebut lensa generasi ini sebagai lensa belimbing. Namun, tidak semua lensa berbentu belimbing adalah pre AI, mengingat ada beberapa lensa yang dimodifikasi yang kemudian disebut sebagai AI Remodeling. Lihat penjelasan dibawah ini tentang Ai-remodeling.

Kuping kelinci pada lensa tersebut digunakan untuk membantu proses pembacaan metering aperture yang dilakukan oleh kamera. Kamera pada generasi tersebut masih menggunakan tuas yang dijepit oleh kuping kelinci. Setiap ring aperture diputar, maka kuping kelinci akan turut menggeser tuas jarum pada kamera. Hal tersebut diaplikasikan pada kamera-kamera yang dikeluarkan oleh nikon sebelum tahun 1977, seperti Nikomat, FTN dan Nikon F2.

 

Apakah lensa Pre Ai bisa digunakan pada DSLR? Jawabannya: bisa dengan risiko tertentu jika tidak dilakukan modifikasi. Ring Aperture pada lensa ini memiliki ketebalan yang lebih. Walhasil, ring aperture tersebut dapat memangkas ring meter aperture yang terdapat pada beberapa seri kamera, seperti D7100. Aperture ring pada kamera-kamera tersebut berbahan dasar plastik sehingga rawan patah atau terkikis jika dipasangi lensa pre-AI. Agar dapat digunakan, maka modifikasi dengan penggantian ring (manufactured) dan dengan pemangkasan dibutuhkan. Namun, dengan bantuan adapter, lensa pre AI dapat digunakan secara baik pada kamera selain Nikon.

Mas @whidayat958, aprture ring sudah lancar di adapter eos.. Mantap.

A post shared by Lensa Manual & Alat Fotografi (@lensamanual.co.id) on

Auto Indexing (AI)

Pada tahun 1977 Nikon mengeluarkan kamera dan lensa yang memiliki kemampuan lebih baik dalam metering aperture. Teknologi ini kemudian dikenal dengan AI (auto Indexing). Pada kamera, perubahan ini menghilangkan tuas yang dijepit kuping kelinci untuk pembacaan metering.

Nikon AI, Lensa Manual,

Salah satu kamera Nikon yang menggunakan teknologi AI

Teknologi auto-indexing (AI) secara mendasar memberikan kemampuan pada kamera untuk berkomunikasi dengan lensa untuk menentukan nilai bukaan aperture. Proses ini tidak lagi menggunakan tuas yang kemudian dijepit oleh kuping kelinci pada lensa. Proses ini dibantu dengan ring kedua pada belakang lensa yang terhubung dengan tuas kecil pada kamera. untuk membedakan lensa Pre AI dengan AI, kuping kelinci diberi dua bolongan yang sekilas membuat orang langsung dapat membedakan antara lensa Pre AI dan AI/AI-S. Lalu mengapa kuping kelinci dipertahankan? Satu-satunya alasan mengapa kuping kelinci dipertahankan adalah agar lensa-lensa Seri AI dapat tetap bisa digunakan pada kamera-kamera sebelumnya yang masih membutuhkan pengait tuas untuk membaca bukaan aperture.

Salah satu Lensa AI yang salah stau penanda paling mudah untuk membedakan dengan Pre AI adalah kuping kelinci yang berlubang

Selain dengan memperhatikan kuping kelinci, cara paling mudah membedakan lensa AI dengan Pre AI adalah dengan melihat struktur lensa pada bagian belakang. Lensa AI/AI-S sudah memiliki 2 lapis ring berangka.

lensa ai, lensa pre ai

Perbedaan AI dan Non AI salah satunya ditandai dengan dua lapis ring pada lensa AI/AIS

Lensa AI-S

Lensa berteknologi AI-s dikeluarkan pada tahun 1981. Lensa AI-s dapat dibedakan dari lensa AI dengan melihat bagian “buntut” lensa yang memiliki sedikit ceruk. Ceruk tersebut tidak terdapat pada lensa AI. Perkembangan AI-s mengakomodir perkembangan kamera AF. Teknologi ini tidak berfungsi pada kamera-kamera sebelumnya.

lensa manual, lensa pre ai, lensa AIs, ciri-ciri lensa AIS

Ciri lensa Nikon AIS tampak pada ceruk pada bagian belakang lensa

 

 

Lensa AI-Remodeling atau AI

Pada tahun 1970an sampai dengan awal 1980an, nikon memberikan layanan khusus kepada  pemilik lensa Pre-AI untuk memodifikasi lensa pre-AI agar bisa kompatibel dengan kamera-kamera yang membutuhkan lensa jenis AI. Pada saat itu, Nikon membuatkan ring tambahan yang bisa dipasangkan pada lensa pre-AI dan menggantikan ring tunggal yang tebal pada lensa pre-AI. Konversi lensa pada periode itu dihargai senilai 20$.

Lensa manual nikon, lensa pre ai, lensa ai remodeling

Modifikasi pada Lensa Manual Pre Ai dapat dilakukan. Biasanya, lensa ini disebut dengan lensa AI-Remodeling. Modifikasi ini dilakukan dengan mengganti ring aperture paling bawah.

Selain dengan modifikasi tersebut, modifikasi juga banyak dilakukan sendiri. Hal ini menjadi pilihan mengingat Nikon pada tahun 80an menghentikan layanan modifikasi lensa. Pada modifikasi yang dilakukan sendiri ini, pemotongan pada beberapa bagian ring aperture dilakukan.

modifikasi lensa pre ai

MOdifikasi lensa Pre AI dengan meotong ring aperture. Sumber foto: nikonrumors.com

Lensa E Series

Secara umum, lensa E Series atau lensa Seri E adalah lensa yang sudah memiliki teknologi AI-S. Perbedaan utama dari lensa jenis ini dibandingkan dengan lensa AI-S lainnya terletak pada bahan baku lensa. Pada era tersebut lensa-lensa nikon dibuat berbahan dasar logam yang solid, sementara lensa Seri E dibuat berbahan baku plastik. Banyak yang menyebut lensa E series sebagai versi murah dari lensa-lensa nikon pada era tersebut. Pada saat ini, harga lensa E series pada beberapa jenis, seperti 35mm F/2.5 tidak jauh berbeda dengan lensa non E series. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan dan semakin tingginya minat pada lensa-lensa manual nikon. Terdapat beberapa jenis lensa jenis ini yang dikeluarkan pada tahun 1979, seperti 35mm f/2.5; 70-200 f 4.5-5.6.

lensa manual nikon e . series

Lensa Manual Nikon E Series 35mm f/2.5 (gambar koleksi lensamanual.co.id)

Memilih Lensa Manual Nikon untuk DSLR Nikon 

 

2 Comments

  1. Pingback: Memaksimalkan Lensa Pre-AI Nikon pada Kamera Canon Menggunakan Adapter » Toko Peralatan Fotografi dan Lensa Manual

  2. Pingback: Cara Setting Lensa Manual (Non-CPU) pada Kamera DSLR Nikon » Toko Peralatan Fotografi dan Lensa Manual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Gallery Instagram Kami

Hubungi Kami